MAKALAH
KECERDASAN
BUATAN
OLEH
:
NAMA : AAN KALPIN
STB :
152116
KELAS : C
JURUSAN :
TEKNIK INFORMATIKA
SEKOLAH TINGGI MANAJEMEN
DAN INFORMATIKA (STMIK) DIPANEGARA
MAKASSAR JURUSAN TEKNIK INFORMATIKA TAHUN AJARAN
2017/2018
2017/2018
A.
Pembangkit
& Pengujian (Generate & Test)
Pada prinsipnya metode ini
merupakan penggabungan antara Depth-First Search dengan pelacakan mundur,yaitu
bergerak ke belakang menuju pada suatu keadaan awal
Algoritma :
1. Bangkitkan
suatu kemungkinan solusi
- Uji untuk
melihat apakah node tersebut benar-benar merupakan solusinya dengan cara
mebandingkan node tersebut atau node akhir dari suatu lintasan yang
dipilih dengan kumpulan tujuan yang di harapkan
- Jika
soulsi ditemukan ,keluar.Jika tidak ulangi langkah pertama
Jika pembangkitan atau pembuatan
solusi – solusi yang dimungkinkan dapat dilakukan secara sistematis, maka
prosedur ini akan dapat segera menemukan solusinya (bila ada). Namun,
jika ruang problema sangat besar, maka proses ini akan membutuhkan waktu yang
lama. Metode generate and test ini memang kurang efisien untuk
masalah yang besar atau kompleks.
Kelemahan : Perlu membangkitkan
semua kemungkinan sebelum dilakuka pengujian,Membutuhkan Waktu yang lama dalam
pencariannya
Contoh:
“Travelling Salesman
Problem (TSP)” Seorang salesman ingin mengunjungi n kota. Jarak antara
tiap-tiap kota sudah diketahui. Kita ingin mengetahui ruter terpendek dimana
setaip kota hanya boleh dikkunjungi tepat 1 kal i. Misalkan ada 4 kota
dengan jarak antara tiap-tiap kota seperti gambar di bawah ini:
Penyelesaian
dengan metode Generate and Test
B.
Pendakian
Bukit (Hill Climbing)
Metode ini hampir sama dengan
metode pembangkitan & pengujian hanya saja proses pengujian dilakukan
dengan menggunakan fungsi heuristik Pembangkitan keadaan berikutnya sangat
tergantung pada feedback dari prosedur pengetesan.
Dalam prosedur
buat dan uji yang murni, respon fungsi uji hanyalah ya atau tidak. Dalam
prosedurHill Climbing, fungsi uji dikombinasikan dengan fungsi heuristik
yang menyediakan pengukuran kedekatan suatu keadaan yang diberikan dengan
tujuan (goal).
Prosedur Hill Climbing :
Prosedur Hill Climbing :
1. Buatlah solusi usulan pertama dengan cara yang sama seperti yang dilakukan
dalam prosedur buat dan uji (generate and test). Periksalah apakah solusi
usulan itu merupakan sebuah solusi. Jika ya, berhentilah. Jika tidak, kita
lanjutkan ke langkah berikutnya.
2. Dari solusi ini, terapkan sejumlah aturan yang dapat diterapkan untuk
membuat sekumpulan solusi usulan yang baru.
3. Untuk setiap elemen kumpulan solusi tersebut, lakukanlah hal-hal berikut
ini :
Ø Kirimkanlah elemen ini ke fungsi uji. Jika elemen ini merupakan sebuah
solusi, berhentilah.
Ø Jika tidak, periksalah apakah elemen ini merupakan yang terdekat dengan
solusi yang telah diuji sejauh ini. Jika tidak, buanglah.
Ø Ambilah elemen terbaik yang ditemukan di atas dan pakailah sebagai solusi
usulan berikutnya. Langkah ini bersesuaian dengan langkah dalam ruang problema
dengan arah yang muncul sebagai yang tercepat dalam mencapai tujuan.
Ø Kembalilah ke langkah 2.
Masalah-masalah
yang mungkin timbul pada prosedur Hill Climbing :
ü Maksimum lokal adalah suatu keadaan yang lebih baik
daripada semua tetangganya namun masih belum lebih baik dari suatu keadaan lain
yang jauh letaknya darinya.
ü Daratan (Plateau) adalah suatu daerah datar
dari ruang pencarian (search) dimana semua himpunan keadaan tetangganya memiliki
nilai yang sama.
ü Punggung (Ridge) adalah suatu daerah ruang
pencarian (search) yang lebih tinggi daripada daerah sekitarnya, namun tidak dapat
dibalikkan oleh langkah–langkah tunggal ke arah manapun.
Solusinya:
Solusinya:
ü Melakukan langkah balik (backtracking) ke simpul
yang lebih awal dan mencoba bergerak ke arah yang lain.
ü Melakukan lompatan besar ke suatu arah untuk
mencoba bagian ruang pencarian yang baru.
ü Menerapkan dua atau lebih aturan sebelum melakukan
uji coba. Ini bersesuaian dengan bergerak ke beberapa arah sekaligus.
C.
Steepest Ascent Hill Climbing
Steepest Ascent Hill Climbing sebenarnya hampir
sama dengan simple hill climbing hanya saja gerakan pencarian tidak dimulai
dari posisi paling kiri
Algoritma :
1. Mulai dari
keadaan awal lakukan pengujian,jiak merupakan tujuan maka berhenti dan jika
tidak,lanjutkan dengan keadaan sekarang sebagai keadaan awal
2. Kerjakan hingga
tujuan tercapai atau hingga iterasi tidak memberikan perubahan pada keadaan
sekarang
3. Tentukan SUCC
sebagai nilai heuristic terbaik dari success or successor
4. Kerjakan untuk
tiap operator yang digunakan oleh keadaan sekarang
5. Gunakan
operator tersebut dan bentuk keadaan baru
6. Evaluasi
keadaan baru tersebut
7. Jika SUCC lebih
baik daripada nilai heuristic keadaan sekarang,ubah node SUCC menjadi keadaan
sekarang
DAFTAR PUSTAKA

0 komentar:
Post a Comment